Menu Tutup

Pusat Alat Keselamatan Kerja

Pusat Alat Keselamatan Kerja

Pusat Alat Keselamatan Kerja

Pusat Alat Keselamatan Kerja Di negara berkembang seperti Indonesia, Undang- undang
keselamatan kerja yang berlaku tidak secara otomatis meningkatkan
kondisi di tempat kerja, di samping hukuman yang ringan bagi yang
melanggar aturan.

Meningkatkan standar keselamatan kerja

yang lebih baik akan mengningkatkan kinerja yang baik.

Penggunaan
mesin-mesin yang memberikan kemudahan bukanlah berarti
mengesampingkan teknologi tradisional.

Tujuan pokoknya Alat Keselamatan Kerja adalah

penekanan biaya produksi dan hal ini juga akan memacu pekerja
untuk semakin meningkatkan keselamatan kerja untuk menekan
kecelakaan kerja akibat penggunaan teknologi mesin-mesin.
Penyebab kecelakaan kerja yang terbesar adalah faktor
manusia, yaitu kurangnya kesadaran pengusaha dan tenaga kerja
sendiri terutama dalam melaksanakan berbagai peraturan
perundang-rundangan.

Namun setelah berlakunya UU lahun 1970
tentang keselamatan dan kesehatan kerja dan ditegaskan kembali
dalam Pasal 86 ayat UU NO. 13 Tahun 2003 tentang ketenaga
kerjaan kesadaran para pengusaha dan tenaga kerja itu sendiri

meningkat. Sebab menurut Pasal 86 ayat UU NO. 13 Tahun 2003
tentang ketenaga kerjaan bahwa buruh atau pekerja berhak untuk
memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja merupakan salah satu
faktor yang sangat penting dalam suatu pekerjaan, karena dengan
tidak adanya K3 atau Kesehatan dan Keselamatan Kerja akan tidak
diragukan lagi banyak terjadi keceiakaan dalam kerja yang bersifat
ringan sampai yang berat. Kebanyakan perusahaan juga merasa
keberatan dengan adanya K3 atau Kesehatan dan Keselamatan Kerja
karena setiap perusahaan atau industri merasa mereka harus
mengeluarkan biaya tambahan padahal tidak demikian K3
merupakan langkah penghematan dan meningkatkan produktifitas.
Karena dengan K3 perusahaan tidak di bebani dengan biaya
kesehatan atau kecelakaan tenaga kerja atau karyawan karena

kesehatan dan keselamatan dalam kerja sudah terjamin.

Pemerintah membuat aturan K3 seperti pada Pasal 3 Ayat 1
UU No. 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja, yaitu : mencegah
dan mengurangi kecelakaan; mencegah, mengurangi dan
memadamkan kebakaran; mencegah dan mengurangi bahaya
peledakan; memberi kesempatan atau jalan menyelamatkan diri
pada waktu kebakaran atau kejadian-kejadian lain yang berbahaya;
memberikan pertolongan pada kecelakaan; memberi alat-alat
perlindungan diri pada para pekerja; mencegah dan mengendalikan
timbul atau menyebarluaskan suhu, kelembaban, debu kotoran, asap,
uap, gas, hembusan angin, cuaca, sinar atau radiasi, suara dan
getaran.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja adalah suatu sistem
program yang dibuat bagi pekerja maupun pengusaha sebagai upaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.